[My Publication] – Implementasi Cloud Computing di Lini UKM, Sudahkah?

Sebenarnya sudah banyak tulisan yang mengangkat tema tentang cloud computing serta perannya di dunia industri. Bahkan jika melihat judul di atas, sudah banyak penyedia layanan berbasis cloud, yang membuat layanan yang berfokus pada dunia UKM (Usaha Kecil Menengah). Mari kita awali topik ini dengan mengenal apa itu sebenarnya cloud computing? Masih asingkah di telinga kita?

Secara mudahnya, cloud computing merupakan gabungan dari pemanfaatan teknologi komputer dan pengembangan berbasis “awan” (cloud), yang merupakan metafora dari internet, dimana pengguna dapat menyimpan data mereka terpusat dalam server penyedia layanan (cloud provider) tempat mereka berlangganan. Setiap user/pengguna dapat mengakses data pribadi/korporasi tersebut kapanpun dan dimanapun tanpa terbebani oleh urusan pembelian dan maintenance perangkat jaringan.

Sebenarnya konsep dari teknologi cloud computing sudah sangat lama diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. E-mail, merupakan salah satu aplikasi teknologi cloud computing yang sudah lama kita kenal. Dalam mengakses akun e-mail, kita diwajibkan untuk login terlebih dahulu, semua surat elektronik yang masuk di akun e-mail kita disimpan di server provider, dan hanya kita yang terverifikasi yang dapat mengakses akun e-mail tersebut.

Dalam dunia usaha, khususnya di sektor UKM, ruang gerak pelaku UKM, terutama pemain baru yang seringkali terbatasi oleh kendala dana, seharusnya dapat disiasati dengan pemanfaatan internet dan media sosial yang mudah diakses dan gratis. Data penjualan, stok barang, daftar pelanggan, hingga log transaksi dapat tersimpan di cloud server, bermanfaat untuk meminimalisir resiko kehilangan data akibat kesalahan sistem atau kerusakan/kehilangan perangkat.

Ambil contoh untuk aplikasi pembayaran (kasir). Penggunaan perangkat mobile seperti smartphone dan tablet sudah menjadi barang lumrah yang digunakan untuk membantu aktifitas tersebut. Di beberapa apps market, ada aplikasi untuk smartphone & tablet yang dapat menggabungkan berbagai kelebihan mesin cash register (kasir) serta sistem PoS (Point of Sale), yang didukung oleh teknologi cloud, memungkinkan proses pengolahan data transaksi jual-beli secara cepat, akurat, dan mudah bagi para pelaku UKM.

Selain itu pelaku usaha juga dapat memperoleh nilai lebih berdasarkan data-data konsumen yang diproses, seperti memungkinkan penjual merekam dan membaca tren preferensi konsumen terhadap produk tertentu secara cepat dan real time. Sehingga konsumen dapat mendapatkan pilihan yang terarah langsung terhadap jenis produk yang sedang dicarinya. Masalah koneksi internet yang terkadang tidak stabilpun bukanlah masalah, karena banyak layanan yang menawarkan fitur ketika koneksi internet terputus, kegiatan transaksi yang dilaksanakan secara offline, dapat tersinkronisasi kembali ketika internet telah terkoneksi.

Dengan segala keuntungan layanan cloud di atas, pelaku UKM dapat melakukan efisiensi biaya operasional dan meminimalisasi belanja modal, sehingga dapat mengalihkan modal mereka untuk mengoptimalkan pendapatan.

Siapkah kita secara penuh mengaplikasikannya?